
Batam – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026 dan menyemarakkan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 PT Persero Batam, Ikatan Istri Karyawan/ti PT Persero Batam menyelenggarakan kegiatan penyerahan bantuan sosial di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam.
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian sosial sekaligus bentuk perhatian terhadap sesama perempuan, khususnya warga binaan perempuan. Melalui penyerahan bantuan sosial, Ikatan Istri Karyawan/ti PT Persero Batam berupaya menghadirkan dukungan dan semangat bagi para penerima manfaat agar tetap memiliki harapan serta motivasi dalam menjalani kehidupan.
Selain penyerahan bantuan sosial, kegiatan ini juga diisi dengan sesi edukasi mengenai kesehatan diri dan kebersihan pribadi, khususnya kesehatan reproduksi perempuan. Materi disampaikan oleh Fujita Anggrini yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menerapkan kebersihan diri, serta membiasakan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan para warga binaan mengenai pentingnya menjaga kesehatan perempuan secara menyeluruh. Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran akan perawatan diri sebagai salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas hidup dan kesejahteraan perempuan.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban, dengan antusiasme para peserta dalam mengikuti rangkaian acara. Semangat kebersamaan yang terbangun mencerminkan nilai-nilai Hari Kartini, yaitu pemberdayaan perempuan, kepedulian, serta solidaritas dalam mendukung sesama perempuan untuk terus berkembang dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Ikatan Istri Karyawan/ti PT Persero Batam berharap bantuan dan edukasi yang diberikan dapat membawa manfaat nyata bagi warga binaan perempuan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen untuk terus menumbuhkan semangat berbagi dan memperluas kontribusi sosial di tengah masyarakat.
Sejalan dengan peringatan Hari Kartini dan HUT ke-52 PT Persero Batam, kegiatan ini menegaskan bahwa kepedulian dan pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif, berdaya, dan saling mendukung.
